Ngeri!! Artis Jepang Di Paksa Jadi Pemijit Esek Esek Kelas Tinggi
Akibatnya tidak sedikit artis JAV yg dipaksa bekerja ganda saat ini.
"Belum kolot ini 14 Oktober lalu seseorang manajer club Latin Quarter dan Haute Couture di Tokyo, Toyosaku Nagumo (57), diringkus polisi sebab melanggar UU Anti Prostitusi," kata sumber Tribunnews.com, Sabtu (5/11/2016).
Nagumo pula biasa dijuluki raja Yoshiwara, tempat esek-esek di Tokyo dan juga CEO sebuah biro artis Jepang serta Ketua Japan-Saipan Culture Exchange.
"Ada sekian banyak artis JAV yg dipekerjakan ganda yg melanggar UU pelayanan staf Temporer Jepang," kata dia.
Sementara sang selebriti perempuan sedang ada yg ingin dan ada yg tidak ingin, hasilnya dipaksa melakukannya.
Pekerjaan rangkap ini dikarenakan gaji dunia JAV menurun, maka Nagumo mengupah kembali mereka yang merupakan pemijat eksklusif esek-esek kelas tinggi.
Dengan pijat kelas tinggi tersebut, satu sesi lebih kurang 90 menit bayaran 80.000 yen, dalam tujuh th terakhir ini Nagumo mendapat bayaran sedikitnya satu miliar yen.
Setiap thn sekitar 6.000 aktris JAV baru bermunculan di Jepang maka bagian JAV telah sangat jenuh saat ini melakukan semua harga turun, baik tarif produk film porno, tarif selebriti dan sebagainya.
Menurut pengarang buku Jepang perempuan tanpa nama, Atsuhiko Nakamura, penyusutan industri JAV sepuluh th terakhir ini membuat sejumlah selebriti dan pengusahanya melakukan kerja tambahan.
"Maka tidak heran jikalau mereka juga jadi pemijat kelas tinggi di lokasi pijat khusus kelas tinggi dan pemandian sabun di Jepang," ucap dia.
Masih belum ketahuan apakah duit tersebut mengalir berulang ke dunia mafia Jepang (yakuza) lantaran rata rata dunia sex dan dunia malam amat sangat erat tersangkut dgn yakuza. Polisi juga menyelidiki Nagumo .



