Inilah 5 Mitos Tentang Keperawanan Yang Tidak Boleh Dipercaya

Inilah 5 Mitos Tentang Keperawanan Yang Tidak Boleh Dipercaya

BERITACROT : Topik kali ini soal keperawanan, memang hal yang paling membuat kita penasaran, dan sering kali informasi yang kita ketahui soal keperawanan itu memang tidak benar bahkan hanya mitos.

Tetapi kita sudah terlanjur percaya lantaran sering terdengar.

Biar tidak salah lagi, coba kita simak yuk 5 mitos soal keperawanan yang harusnya tidak kita percayai karena enggak benar adanya!

Selaput Dara yang Enggak Utuh Lagi

Selaput dara hanyalah membran tipis yang letaknya ada pada lubang buka vagina. Secara ilmiah, selaput dara ini memiliki bentuk dan ketebalan yang berbeda-beda bagi tiap cewek, dan robek atau enggaknya selaput dara enggak menentukan keperawanan seorang cewek. Karena, robeknya selaput dara bisa disebabkan oleh olahraga seperti menunggang kuda, bersepeda, senam, dan lainnya. Bahkan, ada juga kasus yang mana seorang cewek dilahirkan tanpa selaput dara yang utuh. Jadi, menentukan keperawanan cewek dari selaput tipis ini enggak banget!

Pakai Tampon

Ini juga enggak masuk akal. Tampon adalah sebuah alat yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah menstruasi kita sehingga engga 'nembus' ke celana dalam kita. Tampon sering dipakai oleh cewek-cewek Amerika, kalau di sini kita lebih sering memakai pembalut. Fungsi tampon enggak berbeda dengan pembalut. Jadi, salah kalau dibilang memakai tampon membuat kita kehilangan keperawanan.

Payudara yang Kendur

Tidak ada hubungan antara ukuran maupun bentuk payudara dengan keperawanan. Banyak mitos di luar sana yang bilang kalau payudara kita kendur, berarti kita sudah enggak perawan. Payudara kendur sering dianggap berarti sudah pernah melakukan seks sehingga keperawanan jaid hilang. Padahal, bentuk dan ukuran payudara itu ditentukan oleh hormon, gizi dan faktor keturunan dari si cewek.

Warna Urin yang Bening

Ada informasi yang enggak benar yang bilang kalau warna urin seorang perawan itu lebih bening. Tentu aja ini enggak bisa kita percaya. Tes urin memang bisa membuktikan seorang cewek itu hamil atau enggak, tapi enggak bisa ngasih tahu status keperawanan seseorang. Lagipula, warna urin itu dipengaruhi oleh jumlah takaran kita mengonsumsi air, semakin kita banyak mengonsumsi air putih hingga melewati ambang batas tubuh, warna urin kita akan bening dan jernih. Jadi enggak masuk akal kalau menilai perawannya cewek dari warna urin.

Cara Jalan Cewek yang Ngangkang

Banyak yang bilang kalau cara jalan si cewek agak ngangkang atau bahkan benar-benanr ngangkang, berarti si cewek udah enggak lagi perawan. Ini benar-benar mitos yang konyol, girls. Karena secara ilmiah, cara jalan seseorang itu ditentukan oleh bentuk tulang masing-masing orang. Ada yang bentuk kakinya huruf 'O', atau 'X' sehingga keitka berjalan pun caranya kelihatan berbeda.



REFFERAL 1.5 UP TO 4%
ayo buruan discount besar besaran
2D: 29%
3D: 59%
4D: 66%
Untuk mendaftar
SHARE

Milan Tomic

selamat membaca

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image